Kamis, 11 September 2014

Majukan Indonesia Menuju AFTA 2015

 Majukan Indonesia Menuju AFTA 2015

Perekonomian Indonesia akhir – akhir ini sangat memprihatinkan, lebih – lebi mata uang rupiah yang nilainya menurun daripada mata uang Negara lain di ASEAN. Oleh sebab itu Indonesia bergabung dalam AFTA ( Asean Free Trade Area). AFTA adalah merupakan wujud dari kesepakatan dari negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan ASEAN sebagai basis produksi dunia serta  serta menciptakan pasar regional bagi 500 juta penduduknya.
Kurang dari enam bulan negara-negara yang  tergabung dalam Asean akan ikut dalam kerjasama dalam perdagangan bebas antar negara-negara Asean yang berlaku mulai Januari 2015.  Dalam AFTA perdagangan bebas yang dimaksud seperti pertukaran pelajar, pertukaran tenaga kerja antar negara Asean, serta Impor dan Ekspor produksi barang antar negara Asean.
Indonesia harus berbenah diri untuk menghadapi AFTA pada tahun 2015, yang akan membawa nama Indonesia bersaing dengan negara-negara besar di Asean. Banyak hal yang harus dibenahi dari Indonesia, selama beberapa tahun ini Indonesia mengalami keterpurukan dalam bidang ekonomi, apalagi utang indonesia dengan negara
Untuk itu Indonesia harus memepersiapkan sejak dini untuk mengahadapi AFTA, baik di bidang SDM( Sumber Daya Manusia), maupun di bidang Produksi dan di bidang-bidang lainnya yang siap di impor maupun ekspor ke negara angota tetangga.

Sebenarnya AFTA  berdampak positif dan negatif  bagi Indonesia. Indonesia yang akhir-akhri ini perekonomiannya sangat tak stabil, apalagi banyaknya kasus-kasus korupsi, mobil murah, dan naik-turunya BBM yang berdampak pada perekonomian Inodonesia. Ini yang menyebabkan keraguan Indonesia yang dalam mempersiamkan AFTA 2015 nanti.
Dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) indonesia masih tergolong dalam pemikiran rendah, apalagi dengan sistem pendidikan sekarang yang carut marut. Sistem pendidikan sekarang banyak di keluhkan murid-murid, tapi tak sedikit pula yang mendukung sistem pendidikan sekarang yang lumayan dapat mendukung peningkatan pemikiran Sumber Daya Manuisa (SDM) di Indonesia agar nanti juga siap menghadapi AFTA di tahun 2015.
Indonesia masih juga mengupayakan seluruh pemasukan untuk menambah daya serap SDM yang lebih berkualitas yang bisa bersaing dengan negara lain . Melalui AFTA lah indonesia akan lebih maju, lebih bisa berkembang, dan dengan AFTA ini angka pengangguran yang cukup besar di Indonesia akan berkurang serta juga membuat masyarakat Indonesia lebih kreatif dan inovatif
Selain dari segi SDM, dari segi produksi barang pun juga berpengaruh akan kesiapan Indonesia menuju AFTA nanti. Dari barang produksi yang di impor maupun barang yang akan di ekspor kualitasnya harus bagus agar mendapatkan apresiasi tinggi, dengan itu cara proses produksinya harus memenuhi standar, agar hasilnya juga bagus.
Dalah hal ini produksi pun sangat berpengaruh dalam kualitas barangnya nanti, kalo saat proses pun hasilnya tidak bagus apalagi nanti saat hasilnya, bahkan jika nanti sampai akan di pasarkan ke negara tetangga, pasti akan malu Indonesia.
Maka dari itu untuk menutupi semua itu Indonesia akan memaksimalkan dalam jangka waktu singkat ini untuk mempersiapkan menuju AFTA 2015. Mungkin dengan bergantinya  presiden kita, setidaknya bisa membawa perubahan yang besar di AFTA nanti.
Indonesia harus siap ikut berpartisipasi dalam AFTA, dan dengan AFTA inilah yang bisa membuat Indonesia bangkit karna Indonesia bisa punya rasa saing. Meskipun dampak dari AFTA ini mengakibatkan produk dalam negeri sedikit tidak diminati nantinya, tapi kita juga harus pasarkan produk dalam negeri ke negara tetangga. Jangan sampai ada orang Indonesia tak menyukai produk bangsanya sendiri.
Semoga saja AFTA 2015 bisa membawa manfaat yang besar bagi Indonesia, bisa memajukan dan menggerakkan bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia bisa berharap lebih dengan adanya AFTA  ini.

FIGHTING INDONESIA FOR AFTA 2015






Tidak ada komentar:

Posting Komentar