Majukan
Indonesia Menuju AFTA
2015
Perekonomian Indonesia akhir – akhir ini sangat
memprihatinkan, lebih – lebi mata uang rupiah yang nilainya menurun daripada
mata uang Negara lain di ASEAN. Oleh sebab itu Indonesia bergabung dalam AFTA (
Asean Free Trade Area). AFTA adalah merupakan wujud dari kesepakatan dari
negara-negara ASEAN untuk membentuk suatu kawasan bebas perdagangan dalam
rangka meningkatkan daya saing ekonomi kawasan regional ASEAN dengan menjadikan
ASEAN sebagai basis produksi dunia serta serta menciptakan pasar regional
bagi 500 juta penduduknya.
Kurang dari enam bulan
negara-negara yang tergabung dalam Asean
akan ikut dalam kerjasama dalam perdagangan bebas antar negara-negara Asean
yang berlaku mulai Januari 2015. Dalam
AFTA perdagangan bebas yang dimaksud seperti pertukaran pelajar, pertukaran
tenaga kerja antar negara Asean, serta Impor dan Ekspor produksi barang antar
negara Asean.
Indonesia harus berbenah diri untuk menghadapi AFTA pada tahun
2015, yang akan membawa nama Indonesia bersaing dengan negara-negara besar di Asean.
Banyak hal yang harus dibenahi dari Indonesia, selama beberapa tahun ini
Indonesia mengalami keterpurukan dalam bidang ekonomi, apalagi utang indonesia dengan negara
Untuk
itu Indonesia harus memepersiapkan sejak dini untuk mengahadapi AFTA, baik di
bidang SDM( Sumber Daya Manusia), maupun di bidang Produksi dan
di bidang-bidang lainnya yang siap di impor maupun ekspor ke negara angota
tetangga.
Sebenarnya AFTA berdampak positif dan negatif bagi Indonesia. Indonesia yang akhir-akhri ini
perekonomiannya sangat tak stabil, apalagi banyaknya kasus-kasus korupsi, mobil
murah, dan naik-turunya BBM yang berdampak pada perekonomian Inodonesia. Ini
yang menyebabkan keraguan Indonesia yang dalam mempersiamkan AFTA 2015 nanti.
Dari segi Sumber Daya
Manusia (SDM) indonesia masih tergolong dalam pemikiran rendah, apalagi dengan
sistem pendidikan sekarang yang carut marut. Sistem pendidikan sekarang banyak
di keluhkan murid-murid, tapi tak sedikit pula yang mendukung sistem pendidikan
sekarang yang lumayan dapat mendukung peningkatan pemikiran Sumber Daya Manuisa
(SDM) di Indonesia agar nanti juga siap menghadapi AFTA di tahun 2015.
Indonesia masih juga
mengupayakan seluruh pemasukan untuk menambah daya serap SDM yang lebih
berkualitas yang bisa bersaing dengan negara lain . Melalui AFTA lah indonesia
akan lebih maju, lebih bisa berkembang, dan dengan AFTA ini angka pengangguran
yang cukup besar di Indonesia akan berkurang serta juga membuat masyarakat Indonesia
lebih kreatif dan inovatif
Selain dari segi SDM,
dari segi produksi barang pun juga berpengaruh akan kesiapan Indonesia menuju
AFTA nanti. Dari barang produksi yang di impor maupun barang yang akan di
ekspor kualitasnya harus bagus agar mendapatkan apresiasi tinggi, dengan itu
cara proses produksinya harus memenuhi standar, agar hasilnya juga bagus.
Dalah hal ini produksi
pun sangat berpengaruh dalam kualitas barangnya nanti, kalo saat proses pun
hasilnya tidak bagus apalagi nanti saat hasilnya, bahkan jika nanti sampai akan
di pasarkan ke negara tetangga, pasti akan malu Indonesia.
Maka dari itu untuk
menutupi semua itu Indonesia akan memaksimalkan dalam jangka waktu singkat ini
untuk mempersiapkan menuju AFTA 2015. Mungkin dengan bergantinya presiden kita, setidaknya bisa membawa
perubahan yang besar di AFTA nanti.
Indonesia harus siap
ikut berpartisipasi dalam AFTA, dan dengan AFTA inilah yang bisa membuat
Indonesia bangkit karna Indonesia bisa punya rasa saing. Meskipun dampak dari
AFTA ini mengakibatkan produk dalam negeri sedikit tidak diminati nantinya,
tapi kita juga harus pasarkan produk dalam negeri ke negara tetangga. Jangan
sampai ada orang Indonesia tak menyukai produk bangsanya sendiri.
Semoga saja AFTA 2015
bisa membawa manfaat yang besar bagi Indonesia, bisa memajukan dan menggerakkan
bangsa Indonesia. Masyarakat Indonesia bisa berharap lebih dengan adanya
AFTA ini.
FIGHTING INDONESIA FOR
AFTA 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar